Cerita seks melayu wanita ikat lelaki

‘ Sekali lagi Ari minta maaf ya ma ‘ kataku sambil memegang dan mencium tangannya ‘ Iya..sudah sana tidur ‘ jawab mama tiriku. ‘ tanyaku, dulu ketika ada papa aku suka tidur bareng mereka walaupun aku sudah ada kamar sendiri dan udah besar, terakhir aku tidur bareng mereka 2 minggu sebelum papa meninggal dan biasanya papa yang mengalah tidur di kasur kecil dibawah.‘ OK, tapi karena kamu habis melakukan kesalahan, kamu harus tidur di bawah ‘ dan akupun tidur dibawah seperti kebiasaan papa kalau kami tidur bertiga dan akupun ngga bisa langsung tertidur masih teringat peristiwa tadi tapi aku berpura2 tidur. Kamu tidur diatas aja nanti kamu masuk angin ‘ mama tiriku membangunkanku dan aku melihat jam setengah 12, berarti baru sekitar 1/2 jam aku pura2 tidur. tak, maksud aku macam, sekarang saya boleh buat apa sahaja sesuka hati. tapi, seiingat nadia, nadia ada tanya dia berapa cos renovate untuk bilik air sahaja. anggaran kasar lebih kurang kedai dia dekat batu caves, sign board besar warna oren. satu yang atas tu bila kita mandia rasa macam mandi air hujan sebab air dia jatuh dari atas. ;) sorry kak entry panjang lebar macam karangan spm.

Cerita seks melayu wanita ikat lelaki

Sesaat kemudian ketika aku masih asik nonton TV, mama bergerak membalikan tubuhnya kearahku dan tanpa disengaja wajah mama tiriku nempel di burungku yang hanya dilapisi celana pendek tanpa celana dalam, karena memang kebiasaanku kalo mau tidur ngga pernah pake celana dalam ditambah lagi posisi tangan mama yang ditaruh dikepalanya sehingga memperlihatkan keteknya yang putih mulus dan ternyata mama ngga pake bra sehingga tonjolan pangkal teteknya yang putih menciptakan pemandangan yang menggairahkan.

Awalnya aku acuhkan, tapi karena di TV menampilkan bintang yang memang terkenal kesexiannya membuat mataku kembali melirik ketiak mamatiriku kali ini agak lama aku menikmatinya sehingga tanpa terasa burungkupun bergerak naik dan entah setan dari mana menyuruh tanganku bergerak kearah tetek mamaku dan menyentuh tetek mamaku yang sudah ngga kencang lagi tapi montok, justru aku merasakan kelembutan yang luar biasa.

mama juga mau tidur ‘ katanya sambil pergi dan menuju kamarnya dan aku masih terpaku ketakutan dan juga malu.

Aku sadar setelah mendengar suara pintu mama yang ditutup ‘Glek !

Ketika mama tiriku tidak bereaksi jari2ku mulai megusap tetek mamaku dan sesekali aku kenakan keputingnya.

Tiba2 mama menarik nafas panjang membuat jari2ku berhenti beroperasi, kali aku lebih berani atau lebih tepatnya nekat, aku ngga menarik tanganku dari tetek mamatiriku menunggu reaksi selanjutnya, ternyata kembali mama tidur.

Birahiku semakin naik membuat aku semakin berani meremas tetek mama tiriku dan perbuatanku ini membuat mama tiriku terbangun, tangannya langsung menangkap tanganku ‘ Ari ngapain kamu ?

‘ tanya mama tiriku, tidak membentak sih, tapi membuat aku pucat ‘ Mm..mmaaf ma, Ari khilaf..

Sayang kebersamaan kami dengan papa berakhir 2 tahun lalu. Usaha mamapun semakin bagus, kadang kalau aku di rumah aku membantu dia di toko. Seperti biasa setelah makan malam dan buka2 buku kuliah, belajar gitu loh..

Aku nonton acara TV, biasanya setelah menemani adiku tidur dia akan menemaniku nonton TV walaupun kurang dari satu jam.

Jadi selama itu mama tiriku benar2 menganggapku sebagai anak kandungnya, merawatku dengan penuh kasih sayang dan seingatku mama tiriku ngga pernah memarahiku.

199 Comments

  1. I pass death with the dying and birth with the new-wash'd babe, and am not contain'd between my hat and boots, And peruse manifold objects, no two alike and every one good, The earth good and the stars good, and their adjuncts all good.

  2. See more » I first caught SATC in the late nineties, and thought it was great.

Comments are closed.